IMQ, Jakarta —  Industri properti Indonesia diprediksi semakin mengkilat seiring perkembangan ekonomi yang diproyeksikan akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik.

Chairman Jones Lang LaSalle, Lucy Rumantir mengatakan prospek Indonesia sebagai salah satu emerging market yang paling menarik di kawasan ASEAN memberikan keuntungan bagi pasar properti.

“Minat dari investor baik lokal maupun asing dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia terlihat semakin besar belakangan ini,” katanya di Jakarta, Rabu (18/7).

Menurut Lucy, hal itu tercermin dari mulai maraknya proyek-proyek berskala internasional yang akan dibangun di Jakarta dalam periode 5 sampai 10 tahun kedepan.

“Kota Jakarta akan terus berevolusi menjadi kota megapolitan seperti kota-kota besar lain di dunia dengan gedung-gedung pencakar langit yang akan mewarnai skyline kota,” tambahnya.

Sementara Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia, Todd Lauchlan menjelaskan sektor perkantoran dan kawasan industri masih merupakan sektor yang paling tinggi pertumbuhannya dibanding sektor-sektor lain.

“Ekspansi perusahaan berbagai industri di Indonesia seiring pertumbuhan ekonomi dan bisnis memberikan kontribusi yang besar dalam perkembangan kedua sektor ini,” terangnya.

Disisi lain, penyerapan ruang kantor di daerah segitiga emas dalam kuartal II-2012 meningkat sebesar 18% dibanding triwulan sebelumnya.

Sementara itu, harga sewa ruang kantor meningkat antara 5-8% dalam periode ini. Gedung berkualitas grade A meningkat paling tinggi akibat makin menipisnya ruang yang tersedia sementara permintaan masih cukup besar.

Author: Irwen Azhari